Muntok merupakan salah satu kota tua yang ada di Pulau Bangka dengan julukan Kota Seribu Kue. Penamaan Kota Muntok menurut cerita diberikan oleh salah satu Ratu dari JOHOR sekitar tahun 1724-1725. Ketika itu Sultan Mahmud Badarudin I memerintahkan istri dan para petinggi kesultanan untuk melihat serta memastikan lokasi yang akan dipilih untuk tempat tinggal keluarga dari Siantan, salah satu negeri di bawah kekuasaan Kesultanan Johor.

Kemudian mereka berangkat dari Palembang menuju Pulau Bangka. Setelah sampai di perairan luar Sungsang, dari kejauhan Ratu melihat sebuah daratan yang merupakan bagian dari Pulau Bangka. Semakin dekat daratan yang dituju, ternyata daratan tersebut adalah sebuah tanjung. Ratupun berkata dalam bahasa Melayu Siantan, “Daratan Entoklah” atau “A Muntok Jadilah” (kalau itu jadilah) sembari menunjuk daratan tersebut.

1. Pesanggrahan Menumbing

Pesanggrahan Menumbing merupakan destinasi wajib yang harus anda kunjungi ketika berwisata di daerah ini. Jaraknya sekitar 12 km dari Kota Muntok. Pasalnya, tempat dengn ketinggian 445 mdpl inilah para tokoh kemerdekaan yaitu Bung Karno dan Bung Hatta mastersinpublicadministration.com diasingkan pasca Agresi Milliter Belanda di Yogyakarta. Mereka diasingkan guna untuk membatasi berhubungan dengan dunia internasional. Selain Bung Karno dan Bung Hatta, para tokoh yang turut diasingkan ke Muntok adalah A Gafar Pringgodigdo, Ass’aat, Surya Darma, Ali Sastroamidjojo, Moh Roem, dan H Agus Salim.

2. Museum Timah

Banka Tin Winning (BTW) merupakan Kantor Pertambangan Timah Bangka pada zaman Belanda yang didirikan pada Tahun 1915. Awalnya gedung ini bernama Hoofbureau Banka Tinwinning Bedriff yang Juga Sekaligus Pusat Pemerintahan Belanda situs judi bola online di Pulau Bangka.

Museum Timah ada dua di Indonesia, yaitu Muntok dan Pangkalpinang. Museum Timah di Muntok terdapat dua lantai. Lantai pertama diisi oleh berbagai macam galeri pertimahan dan laintai kedua merupakan perpustakaan, kantor, auditorium dan lain-lain.

3. Mercusuar Tanjung Kalian

Mecusuar Tanjung Kalian memiliki tinggi kurang lebih 56 Meter SABA dengan 192 anak tangga. Lokasi Mercusuar berjarak 7 km dari kota Muntok. Mercusuar Tanjung Kalian dibangun Belanda pada 1862 dengan mempekerjakan arsitek dari Inggris.

4. Masjid Jamik dan Kelenteng Kong Fuk Miau

Lokasi Masjid dan Kelenteng berada di Jantung Pasar Muntok. Jika anda berkunjung kesini anda akan melihat begitu indah dan tenangnya tempat ini. Dua tempat ibadah yang berdampingan membawa kesan yang sangat menyejukan, inilah wujud toleransi umat beragama di Kota Muntok, Bangka Barat.